[/caption]saat sekolah (SMP) saya sering menggunakan angkot atau bus untuk menuju ke sekolah, selain karena orang tua yang kurang percaya karena ulah saya juga karena saya sering masuk bimbingan konseling untuk peringatan malahan panggilan orang tua karena mengendarai motor ke sekolah.. #mdrcct
setiap hari, pagi dan siang hari selalu melambai tangan untuk memberi isyarat kepada supir angkot, banak yang gak mau berhenti karena sudah penuh, kadang malah nekat gelantungan dipintu bus yang ugal ugalan dan pernah juga ikut push up bareng supir dan kenet bus karena kena tilang polisi.
ah banyak pengalaman dalam kategori barang antik ini, kalau saya tuliskan disini malah kasian yang baca *emang ada yang baca?? :D tapi yang paling mengenaskan saat sekolah mengendarai angkot adalah harus nunggu jemputan untuk menuju rumah, tak jarang molor sampai 2 jam dan bahkan gak ada yang jemput aka harus jalan kaki.
Barang Antik
Berjalan tersendat diantara"sedan-sedan licin mengkilat"
Dengan warna pucat
Dan badan penuh cacat...sedikit berkarat
Hai oplet tua dengan bapak supir tua
Cari penumpang dipinggiran ibu kota
Sainganmu mikrolet bajaj dan bis kota
Kini kau tersingkirkan oleh mereka
Bagai kutu jalanan
Ditengah-tengah kota metropolitan
Cari muatan untuk nguber setoran
"sisanya buat makan"
Hai oplet tua dengan bapak supir tua
Cari penumpang dipinggiran ibu kota
Sainganmu mikrolet bajaj dan bis kota
Kini kau tersingkirkan oleh mereka
Berjalan zig-zag ngebut
Ga perduli walau mobil sudah.....butut
Suara bising ribut
Yang keluar dari knalpot mu bagai....kentut
Hai oplet tua dengan bapak supir tua
Cari penumpang dipinggiran ibu kota
Sainganmu mikrolet bajaj dan bis kota
Kini kau tersingkirkan oleh mereka
(Chorus...)
Oh bapak tua....
Pemilik oplet tua
Tunggu nanti di tahun 2001
Mungkin mobilmu jadi barang
Antik yang harganya selangit
Ini ceritaku, mana ceritamu?

nice post :)
ReplyDeletei like it :)
good article :)
ReplyDeletesalam kenal yaa :)
Hmm, juga menghemat uang jajan nih kayaknya
ReplyDeleteMinta dukunganya: Resolusi Juara 2012
orang indonesia "bersatulah"
ReplyDeletenice post sob!!
Barang antiknya ternyata angkot tho?
ReplyDelete#Weh..weh..weh..
cita2 jadi supir angkot ??
ReplyDeletehahahaaa..
ReplyDeletekeren yud.
ow iki ta kemaren maksudmu bang :) mantab... eh bang templatemu sebelum ini kenapa di ganti? padahal aku rencana ameh rombak template kek punya sampean kemaren :(
ReplyDelete@cakpepenk, makasih kaka
ReplyDelete@Aryan, haha aku pengen sing simpel mas. wis bosen dengan suasana yang mruyel :)
ReplyDelete@Resolusi Juara 2012, siap mendukung!
ReplyDelete@sigit hermawan, OI!
ReplyDelete@danyf5habibi, haha iya :D
ReplyDelete@Riffrizz, aku gak ngomong ngunu lo yaa :P
ReplyDeleteaku sampai sekarang hampir tiap hari masih naik angkot lhooo, hehe memang naik angkot itu banyak suka dukanya
ReplyDeletejasa back link
ReplyDeleteironi . aku ya sering ngunu wi . #mlaku
ReplyDeleteartikel ini mengingatkan saya semasa sekolah dulu.Saya menyesali kenapa saya sewaktu sekolah bandel yang berakibat tidak baik sekarang.Coba anda bayangkan saat sma saya pindah sekolah 6 kali gara-gara di keluarin.
ReplyDeletejiah, soundtracknya itu lo yang manteb tenan
ReplyDeletejosss...