Kata2 mengormati masih teringat bener dibenaku, Pelajaran dari Bapak Dumami pada waktu SD tersebut masi sering aku dengar sampai saat sekareng, bakan ini salah satu kunci membaur dengan masyarakat luas baik online maupun dunia kita yang sebenarnya. Menghormati, menghargai itu masih sedulur.
Dalam keseharian saya saling menghormati merupakan hal penting karena itulah jembatan kita dengan lingkngan, apabila kita baik dan respek dengan mereka yang ada disekitar pasti mereka juga menghargai dan menghormati kita, kecuali mereka yang tak ngerti unggah-ungguh (koclok) . Sebenarnya masih banyak sikap saling menghormati lainya tapi kayaknya waktu mengharuskan saya untuk menyelesaikan tugas lainya". Dalam dunia maya pun juga demikian, untuk membuka kekerabatan, kekancan dan persaudaraan kita harus menggunakan kata yang patut dan selayaknya enak didengar.
Kadang kita mengartiskan seseorang yang dianggap lebih berpangkat, beragama, cantik, ganteng, berpengaruh dan lainya tapi kita kadang melupakan, menelantarkan dan membiarkan mereka yang kita anggap kurang penting aka kebalikan diatas tapi *kalo menurut saya* itu merupakan salah satu kesalahan kita karena kita tidak mengormati dan mengargai mereka yang kurang srek dihati kita. Dan merekalah teman yang benar2 untuk kita, karena kita telah diartiskanya. Dilihat dari sini saja kita suda kurang menghargai orang lain, dan mungkin itu juga dirasakan mereka yang kita anggap artis selebritut.
Ini cuma catatan (twitter) @jidat saja, cuma sebagai pengingat saja. Mulailah dari dirimu dulu dat (sungekem)

Kepada Jidatbaok.Com, Hormaaat Grak !
ReplyDeleteselamat menunaikan ibadah puasa mas jidat (nyilit)
ReplyDeleteByuh, jan. postingane manteb. kata-katane keduwuren (applause)
ReplyDelete[...] This post was mentioned on Twitter by Yuda Taufiqurrahman, Yuda Taufiqurrahman. Yuda Taufiqurrahman said: (lmao) #ngguyungakak http://ping.fm/Ai7IK (rezasaputra.com mengucapkan selamat puasa) buat @jidat tapi kok ada emoticon mesum? (doh) [...]
ReplyDeletewuih....,yakin gak salah ngube ubat kah dat?
ReplyDelete(applause)
ReplyDeleteKayaknya seperti lyirics lagu SID- We are Outsiders. Menghormati dan selalu di hormati.
ReplyDelete(sungekem)
Rintangan yang selalu menghadang, tak gentar kita lewati walaw sangat menyakitkan
ReplyDeleteGood post, selamat saling menghormati. Penting.
ReplyDelete@Kika, (worship) brother
ReplyDelete@riFFrizz.com, We Are the outsiders Yeeeach (rock) (punk)
ReplyDeleteya kalo mau dihormati kuncinya harus menghormati dulu (sungekem)
ReplyDeletesalam kenal bro...
ReplyDeleteberkunjung ya... (sungekem)
Hormat...!!! Grak..!! (wek)
ReplyDelete(drummer)
mas Jidat, tolong jembatan mbacem kae di stainless biar kinclong, ben misal lewat ora mboseni...
ReplyDeletewkwkwkwkwk... (mesum) (kenthu) (lmao) (nyilit)
'menghormati' dalam konteks yg laen susah buat dilakukan (dancok)
ReplyDelete[...] This post was mentioned on Twitter by Yuda Taufiqurrahman, Yuda Taufiqurrahman. Yuda Taufiqurrahman said: Si @araingetwit sedang http://ping.fm/Aakv6 (Menghormati) [...]
ReplyDeletekalo kita hormati orang pasti kita juga di hormati pula... (applause)
ReplyDelete@Yuda T, (drummer)
ReplyDelete@riFFrizz, (gitar)
ReplyDelete@riFFrizz, (punk)
ReplyDelete(woship) hormatilah seseorang jika kau ingin di hormati... hormatttttt sennnjaattaaa............ GRAK!!
ReplyDelete(twitter)
ReplyDeletekmi adlh REZPECTAhttp://jidatbaok.com/wp-includes/images/smilies/sungkem.gif. . . . .2 jari qu respect utk ue. . .hehew. . .
ReplyDeletemacam2 hormat ada banayak,
ReplyDeletesalah satunya hormatilah yang punya ni b log, jangan ngopi2 blognya
thnk infonya sob bermanfaat bagi saya merdeka yah..sukses selalu dan happy blogging selalu tentunya..mudah-mudahan di bulan suci ramadhan ini bisa mempertebal keimanan kita amin..salam blogger indonesia
ReplyDelete